Hai sobat reader semua, saya ingin mengulik kembali tentang kuliner makanan. Pukul 08.50, kali ini saya sedang berada di Warkop Agam Bangladesh Cibubur. Awalnya saya ingin memesan KST (Kopi Susu Telur), namun menunya tidak bisa disajikan, karena mesin pengocoknya sedang rusak.
Alhasil saya memesan menu makanan Mie Aceh Spesial nyemek dan minuman Es Kopi Milo. Beberapa saat kemudian, menu yang saya pesan akhirnya dateng juga. Terlihat platting mie aceh nyemek menggugah selera.
Mie aceh ini dilengkapi dengan topping mie kuning, 2 buah timun, taburan kerupuk sederhana, irisan bawang merah, 2 siung cabe rawit hijau, dilengkapi juga dengan irisan kecil-kecil daging sapi, udang, dan cumi kecil, tidak lupa juga terdapat kuahnya.
Sedangkan minumannya Es Kopi Milo, rasa milonya sangat terasa di lidah, khususnya kopi juga terasa seimbang. Di lidah saya masih agak terlalu manis. Kemungkinan takaran gula standar 2 sendok makan. Mungkin bagi lidah lainnya, cukup pas lah.
Seperti biasanya ketika mencicipi mie aceh nyemek, pasti saya awali dengan kuahnya terlebih dahulu. Ketika mengambil sedikit kuahnya dengan sendok makan, saya rasa masih agak kurang pas bagi saya yang pecinta mie aceh.
Bagi saya, kuahnya tidak seperti resto atau kedai mie aceh yang pernah saya cicipi, bahkan sampai saat ini menjadi tempat langganan saya. Nama kedainya Mie Aceh Siang Malam di wilayah Jatinegara, tepatnya di Jalan Jatinegara Timur No. 61-65 (depan SMP Negeri 14 Jakarta).
Kuah mie aceh di Warkop Agam Bangladesh Cibubur, tidak terlalu kental, dan agak encer. Bumbu rempahnya juga tidak terasa sama sekali, bagaikan makan mie nyemek biasa. Saya anggap kokinya mungkin tidak berani bumbu, karena faktor budget owner warkop. Ini sii kunjungan saya kedua kalinya di warkop ini.
Semoga ke depannya ketika saya mengunjungi warkop ini, mie aceh spesialnya sudah sesuai selera lidah dan lambung saya. Sekian untuk nguliknya kali ini di Warkop Agam Bangladesh Cibubur.
Sumber: ALBOZ.







0 comments:
Posting Komentar
Terima kasih atas kunjungannya di blog kami.