Mekanisme Pengawasan TKA 2026

Jum'at, 27 Maret 2026: Sekolah Pendidikan TKA

Pemberlakuan Contra Flow di Simpang Exit Tol Parungkuda

Selasa, 24 Maret 2026: Foto Berita Fakta

"Jiwa Aceh" Masjid Raya Baiturrahman

Senin, 23 Maret 2026: Dakwah Masjid

Stasiun Pondok Jati

Selasa, 17 Maret 2026: Tour - Travel

Kemko Sultan Ammu Siap Diorder

Sabtu, 14 Februari 2026: UMKM

Agenda RAT XXXVI KOPMA UIN Jakarta

Selasa, 10 Februari 2026: Koperasi

Ucapan Terima Kasih dari Pimpinan MT. Daarul Ishlah

Minggu, 1 Februari 2026: Dakwah

Terima Kasih

TELAH TERBIASA DALAM LITERASI

Guru Senior Kelihatan Malas & Apatis

Akhirnya saya tahu kenapa guru-guru senior kelihatan malas dan apatis. 

Dulu, Saya adalah orang pertama yang akan stress ketika melihat guru-guru senior duduk diam di pojok ruang guru, tampak tak acuh saat ada sosialisasi program baru dari pemerintah. Dalam hati saya yang saat itu masih muda dan berapi-api, saya melabeli mereka dengan satu frasa: malas terlibat dalam kemajuan. 

Dulu, Saya adalah si motor penggerak. Saya pemburu pelatihan, pengadopsi pertama setiap ada aplikasi pendidikan terbaru, dan orang yang paling sibuk mengurus administrasi inovasi, serta peserta tetap lomba-lomba guru. Saya narasumber pengimbasan inovasi dan ilmu baru di lapangan untuk para guru. 

Di momen itu, Saya merasa, guru senior acapkali menjadi hambatan tersendiri untuk gerakan perubahan. Sebab mereka cenderung apatis setiap kali diajak berinovasi. Tak bersemangat seperti kita yang muda-muda. Terkesan seperti penghambat kemajuan saja. 

Namun kini,… 

Setelah waktu membawa saya ke posisi guru senior itu sendiri, saya menyadari betapa kelirunya penilaian saya dulu. 🙏🏻 

* * * 

Ternyata, apa yang saya rasakan sekarang, dan apa yang mereka rasakan dulu, bukanlah kemalasan. Melainkan Itu adalah sebuah “kelelahan sistemik”. 

Sebuah kondisi di mana mental dan semangat seorang pendidik perlahan terkikis bukan oleh murid-muridnya, melainkan oleh birokrasi yang terus berputar tanpa arah yang jelas. Seperti lari maraton tak berujung. 

Bagi mereka yang sudah mengajar puluhan tahun, mereka telah melihat pola yang berulang. Seringkali setiap ada menteri baru maka itu berarti kurikulum akan baru. Terobosan baru, gaya baru. Namun praktiknya tetap 11-12. 

Mereka telah melihat program-program yang awalnya digembar-gemborkan sebagai revolusioner, namun selalu berakhir menguap begitu saja, hanya menjadi tumpukan dokumen yang memenuhi gudang sekolah atau folder di laptop. Untuk kemudian ditimpa oleh program yang baru oleh rezim selanjutnya. 

* * * 

Ternyata sikap apatis yang muncul di kalangan guru senior sebenarnya adalah sebuah mekanisme pertahanan diri. Ada beberapa alasan pahit di baliknya: 

1️⃣ Mereka memiliki arsip mental tentang tren pendidikan yang hanya berganti merek (re-branding). Mereka sadar bahwa istilah-istilah keren bisa berubah, namun beban administrasi biasanya justru bertambah berat. Namun hasilnya tak ada. Berkali-kali mereka mengalami itu seumur hidupnya. 

2️⃣ Di fase senior, mereka tidak lagi mengejar pengakuan atau sertifikat untuk terlihat hebat. Fokus mereka bergeser. Mereka tidak lagi bertanya, "Bagaimana cara saya menguasai aplikasi ini agar terlihat inovatif?", melainkan "Apakah aplikasi ini benar-benar membantu murid saya paham, atau hanya membuang waktu saya yang seharusnya bisa dipakai untuk mengajar?" 

3️⃣ Di usia menjelang pensiun, energi adalah komoditas mahal. Mereka mulai melakukan kalkulasi terhadap energi yang dikeluarkan. Jika sebuah program terasa hanya bersifat seremonial menyukseskan program dari pusat (yang hanya sementara dan suatu saat akan berganti), mereka memilih menarik diri demi menjaga kestabilan emosional saat berhadapan dengan siswa di kelas. Mereka sudah banyak makan asam garam, sehingga jeli untuk memilah mana program musiman atau proyek, dan mana yang benar-benar berguna untuk mengajar. 

* * * 

Menjadi senior menyadarkan saya bahwa pendidikan bukan tentang seberapa banyak aplikasi yang kita unduh atau seberapa sering kita ikut pelatihan di hotel berbintang. Pendidikan adalah tentang interaksi manusia di dalam kelas. 

Banyak dari guru senior yang memilih untuk "diam" bukan karena berhenti peduli, tapi karena mereka memilih untuk tetap fokus pada apa yang paling nyata: yaitu anak didik di kelas. Bukan data di dalam dashboard LMS. Mereka lebih memilih menjaga kewarasan mental agar tetap bisa tersenyum saat mengajar, daripada habis terbakar oleh tuntutan program dan administrasi yang sering kali tidak menyentuh akar permasalahan di lapangan. 

* * * 

Untuk rekan-rekan guru muda yang sekarang sedang bersemangat: teruslah berlari. Kami tidak bermaksud menghalangi. Namun, jangan buru-buru menghakimi diamnya kami sebagai bentuk ketidakpedulian. 

Kami tidak berhenti bergerak, kami hanya sedang memilih jalan pintas yang paling pendek menuju pemahaman murid, bukan jalan yang paling ramai dengan tepuk tangan birokrasi. Kami sedang mengatur napas, agar api kecil di dalam diri kami tidak padam sebelum tugas ini benar-benar tuntas. 

(copy paste dari Facebook by Supri HS). 

Sumber: Mohamad Sahbani.

Penerimaan Santri Baru GBQ Al-Ishmah

Assalamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh. 

Ayah / Bunda yang dirahmati Allah SWT. 

Ingin putra - putrinya belajar Al-Qur'an dengan baik, benar, dan menyenangkan? 

Yuk daftarkan ananda di Griya Bimbingan Qur'an (GBQ) Al-Ishmah! 

Kami hadir sebagai sarana pembelajaran Al-Qur'an dengan bimbingan ustadzah berpengalaman, untuk membantu membentuk generasi yang cinta Al-Qur'an sejak dini. 

Pendaftaran melalui contact person: 0812 - 7482 - 4121

Periode pendaftaran tanggal 16 April s/d 30 April 2026. 

Mari bersama kita dekatkan generasi penerus dengan Al-Qur'an dan meraih keberkahan bersama. Kami menantikan kehadiran ananda di GBQ Al-Ishmah. 

Terdapat lima kelas yang dapat dipilih oleh ananda: 

  1. Kelas Khusus Privat. 
  2. Kelas Iqra' Kecil. 
  3. Kelas Iqra' Besar. 
  4. Kelas Al-Qur'an Remaja. 
  5. Kelas Ekstrakurikuler. 

Fasilitas: 

  • Pembelajaran tahfidz secara intensif. 
  • Para Ustadzah yang bersertifikat resmi. 
  • Pengajaran agama secara intensif. 
  • Kegiatan keagamaan dan pembinaan karakter. 
  • Tempat yang nyaman dan aman. 

Diharapkan kesediaan Ayah / Bunda untuk membantu menyebarluaskan informasi ini melalui Status WhatsApp maupun media sosial lainnya, sebagai media syi'ar dalam menebarkan informasi kebaikan. Semoga menjadi amal jariyah bagi kita semua. Aamiinnn yaa robbal 'aalamiinnn... 

Wassalamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh. 

Sumber: @gbqalishmahofficial.

Temu Kangen Lintas Generasi Bonjer 5

YOMAN!! STILL REGGAE... 

Ada yang kangen gak nich...!!! Kalo kangen, nih ada Temu Kangen Lintas Generasi Bonjer 5 Cengkareng Meruya. Hayooo.. yang lagi kangen masa-masa sekolah dulu, flash back sama mantan juga bisaa... Atau mau update info, juga bisaaa.... 

Lokasinya di Daan Mogot Jakarta Barat - HTM 165K + T-Shirt 85K - FREE Makan + Minum dan lain-lain. Datengin aja langsung... 

Sumber: Anonymous.

Open Recruitment Panitia PKMFBS 2026

👋Halo, Calon Pemimpin Masa Depan👋 

"Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu menciptakan pemimpin-pemimpin baru" - Nadiem Makarim. 

Dalam semangat membentuk generasi pemimpin yang tangguh, berintegritas, dan berdedikasi tinggi, kami mengundang kalian untuk menjadi bagian dari Tim Pelaksana Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni (PKMFBS) 2026

🔗Link pendaftaran dapat diakses melalui tautan berikut: https://bit.ly/4voWKkx

‼️AYO CATAT TANGGAL DAN KETENTUANNYA‼️ 

📅TIMELINE : 

📍Open Recruitment : 13 – 17 April 2026. 

🕓Batas waktu pendaftaran : 

Jumat, 17 April 2026 pukul 23.59 WIB

Catatan: Terbuka untuk seluruh mahasiswa aktif FBS angkatan 2023 dan 2024 yang 𝙏𝙚𝙡𝙖𝙝 𝙈𝙚𝙣𝙜𝙞𝙠𝙪𝙩𝙞 𝙋𝙚𝙡𝙖𝙩𝙞𝙝𝙖𝙣 𝙆𝙚𝙥𝙚𝙢𝙞𝙢𝙥𝙞𝙣𝙖𝙣 𝙁𝙖𝙠𝙪𝙡𝙩𝙖𝙨 (𝙋𝙆𝙈𝙁𝘽𝙎). 

📝Dengan Persyaratan Sebagai Berikut : 

  1. Beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa. 
  2. Terdaftar sebagai mahasiswa aktif Fakultas Bahasa dan Seni angkatan 2023/2024. 
  3. Telah lulus pengkaderan tingkat fakultas FBS (PKMFBS)

Kami tunggu kehadiranmu sebagai bagian dari panitia PKMFBS 2026. 

✨The future of leadership starts with you✨

Narahubung: Fattah (0857-1440-3039). 

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ 

©️PSDM BEM FBS 2026/2027

Sumber: Tahlia.

Sukseskan MQK Ke-2 Tingkat Kabupaten Bogor 2026

Sukseskan dan semarakkan Musabaqah Qira'atil Kutub (MQK) ke-2 Tingkat Kabupaten Bogor Tahun 2026 di Pesantren Fajrussalam, Babakan Madang, pada 13 - 15 April 2026. Dengan tema yang mengusung "Kiprah Santri untuk Kabupaten Bogor Istimewa dan Gemilang". 

Dalam susunan agenda kegiatan ini, sebelumnya telah terlaksana Orientasi Dewan Hakim, Sekretaris Majelis, dan Panitera MQK di Bell's Place Babakan Madang pada 12 April 2026 pukul 16.30 WIB. 

Setelah dilaksanakannya orientasi, pada hari ini Dewan Hakim, Sekretaris Majelis, dan Panitera MQK telah dilantik sekaligus pembukaan Musabaqah Qir'atul Kutub (MQK) di Pesantren Fajrussalam, Babakan Madang. 

Kini MQK resmi dibuka dan akan berlangsung selama dua hari ke depan di Pesantren Fajrussalam, Babakan Madang. Yang kemudian akan berakhir dan ditutup pada 15 April 2026 pukul 19.30 WIB. 

Kegiatan Musabaqah Qira'atil Kutub merupakan agenda tahunan Kementerian Agama Kabupaten Bogor, yang saat ini dipimpin oleh H. Raden Enjat Mujiat, S.Ag., MH. selaku Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bogor. 

Sumber: Mustafid.