Selasa kemarin mendapat informasi terkait "Pendaftaran PPPK Kementerian Agama 2026 Resmi Dibuka" melalui grup WhatsApp. Memang banyak informasi perihal ini yang seliweran di media sosial, baik pada platform WhatsApp, Facebook, Threads, Instagram, dan link website yang memberitakan hal ini.
REKRUTMEN CPNS KEMENTERIAN AGAMA 2026 RESMI DIBUKA.
Persyaratan:
Warga Negara Indonesia (WNI).
Usia 18-45 tahun (untuk formasi umum, SMA/SMK SEDERAJAT D3, D4/S1 DAN S2).
Sehat Jasmani Rohani & Berkelakuan Baik.
Penempatan Daerah Masing-Masing Domisili Peserta.
Namun tim Tabayyun mencoba menelusuri informasi tersebut dengan menanyakan langsung ke salah satu pejabat di Kementerian Agama. Penelusuran ini dilakukan agar tidak salah, tidak terjerumus, dan tidak memberikan harapan palsu kepada kawan-kawan yang sedang menunggu pembukaan formasi PPPK di lingkungan Kementerian Agama.
Ternyata informasi yang beredar di media sosial tersebut adalah HOAX, kata mas Sugeng. Selain itu saya juga menemukan bahwa berita ini bukan hanya di bulan ini saja, melainkan kabar hoax sudah terjadi sejak bulan Januari 2026 lalu.
As-Syifa Boarding School Subang membuka lowongan kerja dengan formasi :
GURU BIDANG STUDI.
Guru Bahasa Indonesia (Laki-laki).
Guru Bahasa Inggris (Laki-laki).
Guru IPA (Laki-laki).
Guru Fisika (Laki-laki).
Guru Kimia (Laki-laki).
Guru Biologi (Laki-laki).
Guru Matematika (Laki-laki).
Guru TIK (Perempuan).
Guru PJOK (Perempuan).
Musyrif / Musyrifah (Laki-laki / Perempuan).
STAFF.
Staff HRD (Laki-laki / Perempuan).
Staff IT Technical Support (Laki-laki).
NAKES (Tenaga Kesehatan).
Rekam Medis (Laki-laki / Perempuan).
Kualifikasi Umum :
Beragama Islam.
Usia maksimal 30 tahun.
Tidak merokok.
Berhijab bagi Perempuan.
Pendaftaran Online :
01 s.d. 31 Mei 2026.
Informasi pendaftaran, persyaratan, dan kualifikasi setiap formasi selengkapnya dapat diakses melalui website: http://karir.alshifacharity.com. *) Pendaftaran hanya dilakukan secara online.
Narahubung :
0896 3209 2713 - Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah Jl. Raya Subang Bandung KM 12 Jalancagak - Subang, Jawa Barat.
Allaahumma sholli 'alaa Muhammad... Sampaikan kado ku ini melalui insan Malaikat...
Kekasih ku
Nabi ku.
Rindu Rasulullah - Sholawat & Syair Sentuh Hati (Lirik Penuh). Rindu Rasulullah - Sholawat dan Syair yang Menyentuh Hati.
Ungkapan rindu kepada Nabi Muhammad SAW hadir lewat sholawat dan syair yang tulus. Lagu ini diciptakan oleh Adi FC (Supriadi), merangkum kerindunan dengan bait-bait yang penuh do'a:
Menyebut nama Rasul dalam dzikir;
Berharap dikenali di Telaga Al-Kautsar; dan
Mengantar salam dari hamba yang fakir.
Inti syair dan lirik:
Beribu tahun jarak membentang luas, namun namamu di hati tak pernah kandas.
Bukan emas atau permata yang bisa diberikan, melainkan seuntai rindu dalam dada.
Membayangkan wajah bercahaya, mengutus risalah kecil menuju Madinah suci.
Sholawat sebagai kado sederhana yang dilantunkan dengan lelah; pengharapan mengikuti jejak dan sunnah Rasul.
Permohonan agar di hari akhir dikenali sebagai ummat yang sabar dan dicintai.
Frasa-frasa kunci yang sering diulang mencakup:
"Allaahumma sholli 'alaa Sayyidinaa Muhammad";
"Terimalah cintaku yaa Habiballaah"; dan
"Harapan bertemu di Al-Kautsar".
Tema sentral adalah cinta, rindu, dan do'a untuk Nabi Muhammad SAW (Shollallaahu 'Alaihi Wasallam), bukan hadiah duniawi, melainkan kesetiaan pada sunnah Rasulullah SAW.
Mengapa syair seperti ini penting bagi ummat?
Syair dan sholawat membantu menyalurkan rindu spiritual;
Mengingatkan ummat pada akhlak dan sunnah; serta
Menjadi medium dzikir dan do'a.
Lirik yang menyebut Madinah, Al-Kautsar, dan cita-cita bertemu Rasul mengikat elemen kasih, penyesalan, dan tekad memperbaiki diri (hijrah).
Cara menggunakan lagu ini:
Dengarkan saat dzikir atau selepas shalat untuk memperdalam perasaan cinta kepada Rasul.
Gunakan lirik sebagai bacaan reflektif: ulangi bait yang paling menyentuh untuk membimbing do'a.
Bagikan sebagai salam kepada saudara seiman yang merindukan Nabi Muhammad SAW.
Sebagai penutup, sholawat dan syair "Rindu Rasulullah" oleh Adi FC menyajikan kado kecil berupa lantunan penuh kerinduan: salam, do'a, dan tekad untuk mengikuti jejak Nabi Muhammad SAW. Semoga syair ini menjadi penghubung hati dan penambah kekuatan spiritual.
Masih dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026, seharusnya kita harus jeli dalam menerima suatu informasi yang didapat dari media sosial. Jangan sampai terpancing dalam isu suatu hal, apalagi terkait informasi tentang pendidikan yang sumbernya hasil editan.
Berawal saya mendapat informasi dari grup WhatsApp pada Sabtu, 2 Mei 2026 terkait postingan media sosial TikTok tentang pendaftaran guru sekolah rakyat 2026 masih dibuka, tetapi ada yang ganjil dalam postingan tersebut. Sengaja saya tutup nama sumbernya.
Ternyata ada saja postingan yang terdapat pada salah satu media sosial, TikTok. Pada unggahan akun @rekrutmen.pgri terdapat artikel Berita Merdeka berjudul "Dibutuhkan 1.554 Guru Sekolah Rakyat, Lulus Langsung jadi ASN Dapat Tukin dan TPG", yang diposting ulang 18 jam lalu tepatnya Sabtu, 2 Mei 2026.
Yang menjadi salfok saya adalah sumber waktu pada tulisan tersebut tidak seperti biasanya. Biasanya hanya menunjukkan waktu normal, tetapi pada unggahan akun TikTok tersebut terdapat kalimat "Sampai tanggal 25 Juli 2026". Ini yang menjadi postingan absurd dan tidak sesuai dengan aslinya. Berikut isi caption postingan @rekrutmen.pgri:
"Pendaftaran Guru Sekolah Rakyat 2026 masih dibuka. Dibutuhkan 1.554 formasi untuk penempatan di 100 lokasi tahap pertama penyelenggaraan. Para guru yang lolos seleksi akan mendapatkan jabatan fungsional guru ahli pertama yang nantinya ditempatkan pada Sekolah Rakyat. Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan gratis dengan konsep asrama yang dirancang pemerintah, khusus untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem pada Desil 1 serta Desil 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Hal ini bertujuan untuk menciptakan agen perubahan demi memutus mata rantai kemiskinan di masyarakat. Apakah guru sekolah rakyat bisa jadi ASN? Dilansir dari laman Kemensos, Selasa (28/4/2026), guru yang lulus seleksi menjadi guru Sekolah Rakyat akan diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Jabatan Fungsional (PPPK JF) di bawah naungan Kemensos. Semua guru bakal mendapatkan gaji pokok, tunjangan profesi guru (TPG), tunjangan kinerja (Tukin), serta pelatihan."
Isi dari postingan asli memang tidak berbeda, hanya saja pada akun @rekrutmen.pgri mengedit waktu postingan menjadi hal yang menyimpang. Karena mengedit waktu postingan (backdating atau mengubah stempel waktu) di media sosial dapat terjerat hukum di Indonesia, terutama jika tindakan tersebut dilakukan atas dasar niat jahat, penipuan, atau untuk menyebarkan informasi palsu (hoaks) yang merugikan pihak lain.
Memang sangat baik jikalau ingin menyebarkan informasi kembali, tetapi alangkah lebih baiknya lagi jika Anda ingin memposting ulang, sebaiknya apa adanya saja. Jangan mengedit sembarang stempel waktu, karena bisa dipidanakan. Selain itu juga, letakkan sumber yang valid.