Mekanisme Pengawasan TKA 2026

Jum'at, 27 Maret 2026: Sekolah Pendidikan TKA

Pemberlakuan Contra Flow di Simpang Exit Tol Parungkuda

Selasa, 24 Maret 2026: Foto Berita Fakta

"Jiwa Aceh" Masjid Raya Baiturrahman

Senin, 23 Maret 2026: Dakwah Masjid

Stasiun Pondok Jati

Selasa, 17 Maret 2026: Tour - Travel

Kemko Sultan Ammu Siap Diorder

Sabtu, 14 Februari 2026: UMKM

Agenda RAT XXXVI KOPMA UIN Jakarta

Selasa, 10 Februari 2026: Koperasi

Ucapan Terima Kasih dari Pimpinan MT. Daarul Ishlah

Minggu, 1 Februari 2026: Dakwah

Terima Kasih

TELAH TERBIASA DALAM LITERASI

Ruas Jalan Ditutup Demi Penghormatan

Indonesia menerima kunjungan tamu negara Perdana Menteri Malaysia dan akan diadakan rangkaian acara kenegaraan pada Jum'at, 27 Maret 2026 pukul 15.30 WIB s/d selesai, yang berlokasi di Istana Merdeka, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. 

Akan ada pengawalan dan pengaturan lalu lintas sementara di beberapa ruas jalan utama Jakarta sebagai bentuk penghormatan. Beberapa ruas jalan protokol yang akan dilintasi atau dilewati rangkaian kendaraan kebesaran tamu negara sebagai berikut: 

  1. Jalan Halim Perdana Kusuma. 
  2. Jalan MT. Haryono. 
  3. Jalan Gatot Subroto. 
  4. Jalan Sudirman. 
  5. Jalan MH. Thamrin. 
  6. Jalan Merdeka Barat. 

Penutupan jalan hanya bersifat situasional, artinya akan dilakukan pada saat rangkaian tamu kenegaraan melintas dan hanya berlangsung singkat saja. 

Sumber: TMC Polda Metro Jaya.

Sosialisasi Pengawasan TKA Jenjang SMP Tahun 2026

Kepada Yang Terhormat: 

  1. Ketua Sub Kelompok Kurikulum dan Penilaian Bidang SMP. 
  2. Tim Teknis TKA Jenjang SMP Tingkat Provinsi. 
  3. Koordinator Wilayah TKA Jenjang SMP. 
  4. Pengawas Ruang seluruh SMP Negeri dan Swasta. 
  5. Staf terkait. 

Sehubungan dengan Sosialisasi Pengawasan TKA Jenjang SMP Tahun 2026, dimohon kehadiran Bapak/Ibu pada: 

hari : Jum'at. 

tanggal : 27 Maret 2026. 

pukul : Jadwal Terlampir. 

Meeting ID : Meeting ID Terlampir. 

Passcode : Passcode Terlampir. 


Jadwal Sosialisasi Pengawasan TKA Jenjang SMP : 

  • 08.00–09.00 → Wilayah Jakarta Pusat I dan Jakarta Timur I. 
  • 09.15–10.15 → Wilayah Jakarta Pusat II dan Jakarta Timur II. 
  • 10.30–11.30 → Wilayah Jakarta Utara I, Jakarta Utara II, dan Kepulauan Seribu. 
  • 13.00–14.00 → Wilayah Jakarta Barat I dan Jakarta Barat II. 
  • 14.15–15.15 → Wilayah Jakarta Selatan I dan Jakarta Selatan II. 

Demikian informasi ini disampaikan. Atas perhatian dan kerja sama Bapak/Ibu, diucapkan terima kasih.

ttd. Kepala Bidang SMP.

Butuh Infusan Biar Seger

Hhhmmmppphh... Butuh infusan ni biar seger nih. Mohon do'anya yaak, biar dompet keisi lagi nih, biar seger nih. 

Begitulah yang diucapkan dari suara seorang pria. Terlihat sorotan kamera mengarah ke selang infusan yang mengalir ke bawah dan terlihat masuk ke dalam dompet. 

Memang lebaran sudah hampir usai, pengeluaran pun sudah banyak terkuras dan butuh usaha lagi untuk mengumpulkannya. 

Sumber: Irfan.

Pemberlakuan Contra Flow di Simpang Exit Tol Parungkuda

Pukul 01.00 WIB pada persimpangan exit tol Parungkuda, dari Cibadak menuju Jakarta dilakukan arus lalu lintas sistem contra flow atau diberlakukan satu arah, estimasi berlaku selama 1 jam. Ini diupayakan penguraian lalu lintas agar tidak menumpuk di wilayah Cibadak. 

Selain itu, pemberlakuan sistem buka tutup ini dikawal langsung oleh tim kepolisian setempat. Dan perbantuan dari Dinas Perhubungan wilayah tersebut. Sedangkan keadaan lalu lintas arah Sukabumi, saat ini masih ditutup. 

Pukul 01.55, akhirnya pemberlakuan contra flow berakhir dan arus lalu lintas kembali normal. Bagi pengendara harap berhati-hati dalam berkendara, upayakan keselamatan masing-masing, karena keluarga menunggu di rumah. Selalu utamakan keselamatan. 

Liputan: Wafi ALBOZ.

"Jiwa Aceh" Masjid Raya Baiturrahman

Masjid Raya Baiturrahman berdiri megah di Banda Aceh, dibangun pada awal masa Kesultanan Aceh tahun 1612 dan direkonstruksi pada era kolonial Belanda. 

Arsitekturnya memadukan gaya Mughal dengan pengaruh kolonial, ditandai tujuh kubah hitam dan delapan menara menjulang. 

Masjid ini pernah selamat dari tsunami 2004, dan menjadi simbol ketahanan spiritual masyarakat Aceh, serta saksi bisu kebangkitan pasca-bencana, kemudian dijuluki "jiwa Aceh". 

Sumber: Muafi.