Rindu Rasulullah by Adi FC

Beribu tahun jarak membentang luas 

namun namamu dihati tak pernah kandas 

aku tak sempat melihat senyum indah mu 

hanya lewat Syirah ku mengenal kasihmu. 


Bukan emas bukan permata yang ku punya 

untuk ku berikan pada insan paling mulia 

hanya seuntai rindu dalam dada yang sesak. 


Membayangkan wajah mu yang bercahaya tegap 

angin fajar bawalah risalah kecil ini 

melintasi samudra menuju Madinah yang suci 

sampaikan salam dari hamba yang fakir 

yang menyebut namamu disetiap akhir zikir. 


Reff... 

Inilah kado kecilku untuk mu ya Rasulullah 

sederhana sholawat yang ku lantunkan dengan lelah 

tiada hadiah yang lebih pantas bagi mu 

selain mengikuti jejak dan sunnah sunnahmu. 


Terimalah cintaku ya Habiballah 

meski diri ini penuh lumuran salah 

ku berharap kelak ditelaga Al-Kautsar 

kau mengenaliku sebagai umat yang kau sabar. 


Allaahumma sholli 'alaa Muhammad... 


Engkau menangis memikirkan nasib kami 

saat sakaratul maut menjemputmu pergi 

ummati ummati itu yang kau ucapkan 

betapa besar cinta yang kau wariskan. 


Andai waktu bisa berputar kembali 

ingin ku duduk bersama mu sekali 

namun biarlah sholawat ini 

jadi jembatan menghubungkan hati 

yang penuh kerinduan. 


Back to reff... 

Inilah kado kecilku untuk mu ya Rasulullah 

sederhana sholawat yang ku lantunkan dengan lelah 

tiada hadiah yang lebih pantas bagi mu 

selain mengikuti jejak dan sunnah sunnahmu. 

 

Terimalah cintaku ya Habiballah 

meski diri ini penuh lumuran salah 

ku berharap kelak ditelaga Al-Kautsar 

kau mengenaliku sebagai umat yang kau sabar. 


Allaahumma sholli 'alaa Muhammad... Sampaikan kado ku ini melalui insan Malaikat... 

Kekasih ku 

Nabi ku. 

Rindu Rasulullah - Sholawat & Syair Sentuh Hati (Lirik Penuh). Rindu Rasulullah - Sholawat dan Syair yang Menyentuh Hati. 

Ungkapan rindu kepada Nabi Muhammad SAW hadir lewat sholawat dan syair yang tulus. Lagu ini diciptakan oleh Adi FC (Supriadi), merangkum kerindunan dengan bait-bait yang penuh do'a: 

  • Menyebut nama Rasul dalam dzikir; 
  • Berharap dikenali di Telaga Al-Kautsar; dan 
  • Mengantar salam dari hamba yang fakir. 

Inti syair dan lirik: 

  • Beribu tahun jarak membentang luas, namun namamu di hati tak pernah kandas. 
  • Bukan emas atau permata yang bisa diberikan, melainkan seuntai rindu dalam dada. 
  • Membayangkan wajah bercahaya, mengutus risalah kecil menuju Madinah suci. 
  • Sholawat sebagai kado sederhana yang dilantunkan dengan lelah; pengharapan mengikuti jejak dan sunnah Rasul. 
  • Permohonan agar di hari akhir dikenali sebagai ummat yang sabar dan dicintai. 

Frasa-frasa kunci yang sering diulang mencakup: 

  • "Allaahumma sholli 'alaa Sayyidinaa Muhammad"; 
  • "Terimalah cintaku yaa Habiballaah"; dan 
  • "Harapan bertemu di Al-Kautsar". 

Tema sentral adalah cinta, rindu, dan do'a untuk Nabi Muhammad SAW (Shollallaahu 'Alaihi Wasallam), bukan hadiah duniawi, melainkan kesetiaan pada sunnah Rasulullah SAW. 

Mengapa syair seperti ini penting bagi ummat? 

  • Syair dan sholawat membantu menyalurkan rindu spiritual; 
  • Mengingatkan ummat pada akhlak dan sunnah; serta 
  • Menjadi medium dzikir dan do'a. 

Lirik yang menyebut Madinah, Al-Kautsar, dan cita-cita bertemu Rasul mengikat elemen kasih, penyesalan, dan tekad memperbaiki diri (hijrah). 

Cara menggunakan lagu ini: 

  • Dengarkan saat dzikir atau selepas shalat untuk memperdalam perasaan cinta kepada Rasul. 
  • Gunakan lirik sebagai bacaan reflektif: ulangi bait yang paling menyentuh untuk membimbing do'a. 
  • Bagikan sebagai salam kepada saudara seiman yang merindukan Nabi Muhammad SAW. 

Sebagai penutup, sholawat dan syair "Rindu Rasulullah" oleh Adi FC menyajikan kado kecil berupa lantunan penuh kerinduan: salam, do'a, dan tekad untuk mengikuti jejak Nabi Muhammad SAW. Semoga syair ini menjadi penghubung hati dan penambah kekuatan spiritual. 

Ditulis oleh Karmiati Ismail

Sumber: Salbiyah.

0 comments:

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungannya di blog kami.