Teori Ilmu Pengetahuan Alam

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) atau sains merupakan studi sistematis mengenai alam semesta, benda, serta gejalanya melalui observasi dan eksperimen empiris. IPA bertujuan memahami bagaimana dunia bekerja, memprediksi fenomena alam, dan membentuk landasan teknologi. 

Hakikat IPA bukan sekedar kumpulan pengetahuan (produk), melainkan juga proses metode ilmiah (pengamatan, hipotesis, eksperimen, analisis) untuk mencari tahu. Karakteristiknya mempelajari fenomena fisik yang konkret, umum, dan berlaku di mana saja dengan tingkat kepastian tinggi. 

Cabang-cabang utamanya meliputi: 

  • Biologi. 
    Ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. 
  • Fisika. 
    Ilmu yang mempelajari tentang materi, energi, dan interaksi fisiknya. 
  • Kimia. 
    Ilmu yang mempelajari tentang struktur, susunan, dan sifat zat. 
  • Ilmu Bumi (Geologi). 
    Ilmu yang mempelajari tentang planet bumi, batuan, dan strukturnya. 
  • Astronomi. 
    Ilmu yang mempelajari tentang benda langit dan alam semesta. 

Tujuan pembelajaran IPA adalah mengembangkan pemahaman konsep IPA, keterampilan proses, rasa ingin tahu, serta kesadaran memelihara lingkungan. Fungsinya sebagai landasan ilmu terapan dan teknologi yang membantu manusia dalam memecahkan masalah sehari-hari. 

Secara ringkas, IPA adalah cara sistematis untuk mempelajari, memahami, dan memanfaatkan fenomena alam bagi kehidupan manusia. 

Sumber: ALBOZ.

0 comments:

Posting Komentar