Keberlangsungan hidup itu bergantung pada setiap individu. Adakalanya hidup seseorang itu semulus jalan tol, namun ada juga yang penuh dengan lika-liku ujian. Memperbaiki diri merupakan suatu hal yang tepat untuk dilakukan. Kalaupun adanya seseorang yang ingin mendekati ke dalam kehidupan ini, pasti selalu menghindarinya agar tidak ada yang tersakiti.
Berawal sebagai teman curhat, kemudian memberikan kode tanpa hentinya, baik di tempat kerja atau lewat chattingan. Walaupun begitu terkadang muncul ide untuk memperkenalkan ke salah satu kawan yang kebetulan sedang jomblo, agar hidupku tidak terganggu dan dia bisa curhat bebas. Maka ku perkenalkanlah ia kepada kawanku itu.
Di awal perkenalan berjalan lancar, walau harus sempat menunggu beberapa hari untuk direspon olehnya. Sempat mendengar kabar kalau mereka tidak pernah chatan sama sekali. Entah karna satu sama lain masih trauma atau gengsinya sama-sama gede.
Akhirnya beberapa hari yang lalu, kawanku ini mendapat kabar gembira kalau sempat menerima pesan langsung oleh dianya, seperti mengucapkan selamat tidur, bahkan sampai menyapa di pagi harinya dan mengingatkan jangan lupa sarapan. Namun hanya semalam, dan setelah itu penolakan secara langsung nan terjadi.
Aku pun jadi bingung sebagai kawan yang dikenalnya, bagaimana cara membantunya dan tidak mempunyai solusinya juga. Bahkan diriku saja masih menyendiri karena sedang dalam tahap memperbaiki diri.
Jadi orang baik itu sulit, yang gampang itu menjadi orang jahat. Tetapi harus siap untuk dibenci di kalangan orang banyak. Yang membuat diri ini menjadi jahat siapa? Yaa pastinya mereka yang membuatku berubah 180 derajat.
Pesan: Semua orang yang kita cintai akan meninggalkan kita suatu hari nanti. Tetapi hidup harus terus berjalan. Kita harus menemukan alasan baru untuk tetap hidup. Akhirnya semua orang akan meninggalkanmu suatu hari nanti. Jika diterjemahkan dalam bahasa Inggris, "That's life."
Hhmmm... aku ingin kamu bangkit dengan baik dan menjadi orang yang menonjol di masyarakat. Gapailah cita-citamu sampai sukses. Dimanapun aku berada, aku akan selalu mengingatmu dalam do'aku.
by Alfa Dafi.